Entries from January 2009 ↓

welkom rongewu songo (2009)

sudah 5 hari terhitung taun ini mulai merangkak, heleh….! entah apa saja yg terjadi tahun lalu *mendadak lupa* mungkin terlalu banyak memori sampai enggan untuk mengingat kembali wekekekek gaya thok. harapan di tahun ini kurang lebih sama dengan kebanyakan orang yang mengharapkan segala sesuatunya lebih baik dari tahun sebelumnya, entah itu jodoh, rejeki, karier dan kawan-kawannya.

tidak ada yang sambutan istimewa yang aku lakukan di awal tahun ini, selain karena dirumah juga lagi sibuk mempersiapkan selamatan 2 tahun meninggalnya nenek (orang jawa bilang mendhak pindo) yang jatuh tepat di awal tahun 2009 1 januari. sukur ternyata ritual tahunan semisal bakaran tidak diadakan oleh temen² dirumah, biasanya siy wajib untuk bakar ikan + sedikit minuman penghangat di malam tahun baru hm….. keramaian di desaku juga tidak kalah dengan yg dikota, ugh.. ternyata gak cuman orang kota yang bisa ngerayain tahun baru haha… jalanan padat orang berkeliling sembari meniupkan terompet, lampu merah traffic light sekalipun sudah gak ada gunanya malam itu, bahkan 8 orang bapak polisi yang aku lihat sedang mengatur lalulintaspun kemudian minggir ke tepi jalan, duduk lalu merokok sambil melongo melihat, yah cuman melihat macetnya jalanan haha…. cape’ mungkin karna tidak berguna suara pluit dan gerakan tangan yang beliau peragakan untuk mengatur lalulintas malam itu.

aku gak mau larut dalam keramaian semacam itu, bersama 8 orang sahabatku yang sepakat untuk tidak larut dalam hingar bingar keramaian desa malam itu, meskipun di beberapa tempat terdapat konser musik dangdut tapi tidak menarik perhatian kami sama sekali. akhirnya 4 motor yg kami tunggangi berhenti di warung kopi gyahahaha… kami sepakat untuk menanti tengah malam sambil nyruput kopi sambil ngobrol ngalor ngidhul bercerita tentang kejadian masa lalu kami yg bisa bikin kami tertawa. seper-empat jam sebelum tengah malam kami sudah berada di semenanjung pantai untuk melihat pesta kembang api yg diadakan di beberapa tempat di desaku, dengan begitu kami bisa melihat beberapa tempat sekaligus hehe… ngeles, kurang lebih 15menit kami cuman terdiam melihat letupan² kembang api, entah apa yang kami rasakan saat itu, semuanya diam, saling pandang sambil sesekali melempar senyuman, sempat juga kulihat beberapa teman menghisap dalam² rokok ditangannya hahaha… sinetron banget. “sudah yuk, cabut” kemudian kalimat itu mengakhiri kebisuan diantara kami, dan kamipun beranjak pulang menyusuri tepian pantai yg sedikit kotor ini, heleh xixixixixi…!

selamat datang 2009 🙂
selamat tahun baru untuk semua, wassalam ...