Entries from June 2010 ↓

kemaree(i)n

kemaren itu hari selasa tanggal 29, dimulai dengan surprise dini hari berupa kue donat beralaskan jajanan jelly, yang keukeuh dikatain jelek padahal lho memang huahua… ampun mbak 😀 , tersadar usia mulai bertambah, tambah tua dan semoga juga tambah dewasa, meskipun aku tau umur tidak menjamin kedewasaan seseorang tapi paling tidak semakin tua otomatis semakin dituntut untuk lebih dewasa kan? yeah.. kemaren adalah hari dimana aku pertama kali merasakan dunia, terima kasih tak terhingga untuk para ibu yang sudah memperjuangkan kelahiran putra-putrinya, inget beberapa minggu lalu ketika mengikuti proses kelahiran keponakanku siy thelo, subhannallah……, gak sanggup rasanya pikiran ini berkomentar, pokoknya pantas memang jika surga itu ada di telapak kaki ibu, dan terkutuklah kalian jika berani terhadap beliau 🙂 , matur sembah nuwun kagem ibu 🙂

surprise berikutnya adalah pizza ukuran jumbo 2 biji yang dikirim kekantor, jadinya siang itu orang sekantor yang kebetulan lagi sepi pada kebagian pizza semua, “tau gitu tadi kan ga usah makan siang ya !” begitu mereka berkomentar, tapi toh akhirnya gak sampe sore tuh pizza sudah ludes hehe…….. kenyanggggggg !!! Continue reading →

subaya, kintamani 12-13’06’2010

tak banyak yang bisa aku gambarkan mengenai desa satu ini, selain decak kagum akan begitu sempurnanya ciptaan Yang Esa akan semua ini saat ketika setiap harinya hanya gedung2 megah style western maupun style bali yang ku lihat di seputaran denpasar kemudian disuguhi pesona sebuah alam yang begitu megahnya seperti ini lebay , alam yang asri, suasana yang sejuk, kabut alam pedesaan yang turun perlahan, nyanyian suara alam yang jelas kudengar karena memang begitu sunyi dan sepinya desa satu ini, subaya – kintamani

hari itu hampir saja gagal lagi rencanaku untuk ngikut mencicipi suasana subaya yang selalu di perbincangkan oleh beberapa temen dan dijadikan rekomendasi ketika sindrom kepenatan akan suasana kota mulai hinggap, karena diluar dugaan malam sebelum aku putuskan berangkat denpasar turun hujan dengan asumsi karena berangkat malam dan turun hujan plus mendung yang gelap gulita bukan karena malam, kemungkinan bakal kehujanan dijalan dan itu akan sangat tidak nyaman mengingat perjalanan denpasar – kintamani dengan motor bukan perjalanan pendek, waktu tempuh kurang lebih 3jam, untungnya keadaan itu terselamatkan oleh mas hendra yang dengan rela dan baik hatinya mengikutkan aku jadi satu mobil dengannya, kesuwun ya mas 🙂 , malam itu 22.00 wita kami berangkad.

tengah malam lebih beberapa menit kami sampai di lokasi dan ketakjubpankupun dimulai, sebenarnya sudah sejak tadi ketakjuban itu dimulai, akses masuk ke desa ini gampang-gampang susah, meskipun sudah di aspal tetapi tetap saja ada jalanan rusak khas daerah pedesaan tertinggal yang bertepikan jurang, sumpah ngantuk sedikit saja mungkin mobil kami bakalan terjun bebas menuruni perbukitan itu, sempet juga mas hendra mematikan lampu mobil untuk merasakan seberapa gelap jalanan itu, mampus dah spontan aku teriak ketika tidak seberkas sinarpun masuk ke kelopak mataku ketika lampu mobil itu dimatikan wakakakakak….. Continue reading →