Entries from January 2011 ↓

luka itu sudah mengering

sudah lewat seminggu sejak pertama kali butiran peluru itu tepat mengenai leherku, luka itu terasa hanya sepintas lalu saat pertempuran sedang berlangsung, cuman semangat dan ambisi untuk merebut benteng kekuasaan lawan yang ada di pikiran kami sampai lengkingan peluit dan teriakan “bangsat” dari sebuah toa yang bisa sesaat meredam amarah kami tapi sesaat kemudian kembali semangat, amarah, ambisi kembali terpacu setelah lengkingan peluit itu samar terdengar. yeah, kami memang sedang berperang, sekuat tenaga mati-matian mempertahankan benteng kami sekaligus sesekali berusaha maju menyerang dan menduduki benteng lawan. strategi bertahan, starategi menyerang, semua tidak akan berguna ketika amunisi telah kosong, membawa senjata tanpa amunisi? sama halnya dengan singa tanpa gigi, cuman bisa mengaum gak jelas kesana kemari. tidak ada yang mati diantara kami maupun lawan kami, karena memang peperangan itu cuman sebuah permainan, klo boleh saya katakan sebuah simulasi peperangan, capek dan sakitnya beneran soalnya jiahahahaha…kamprettt saya masih dendam!!! nyeri di leher baru kerasa ke esokan harinya dan bertahan sampai 3 hari.

beberapa luka itu

Continue reading →